Fungsi Komunikasi



Fungsi komunikasi menurut William I. Gorden ada empat, yakni komunikasi sosial, komunikasi ekspresif, komunikasi ritual dan komunikasi intrumental[1]. Fungsi komunikasi ini tentunya berkaitan dengan untuk apa komunikasi itu dibangun. dan secara tidak langsung juga berkaitan dengan efek apa yang diharapkan.
1.      Komunikasi sosial
Yakni manusia sebagai makhluk sosial yang sangat memerlukan hubungan dengan orang lain melalui komunikasi. Komunikasi disini bertujuan membangun konsep diri, adanya ketergantungan antar manusia yang saling membutuhkan. Tentunya harus muncul konsep pribadi dalam membangun relasi atau hubungan yang baik antar sesama. Saling membantu dan saling tolong menolong dalam hal kebaikan. Fungsi komunikasi sosial juga berhubungan dengan mental atau psikis dimana dengan adanya komunikasi manusia dapat terhindar dari ketegangan dan suatu tekanan. Agar terjauhkan dari ketegangan dan tekanan manusia perlu membangun komunikasi yang menghibur seperti contoh bercanda, sharing ( tukar fikiran) dll.
2.      Komunikasi ekspresif
Komunikasi ekspresif dilakukan untuk meluapkan emosi yang ada dalam diri manusia. Yang pada hakikatnya itu memang harus dilapkan atau diekspresikan karena memang itu sebuah kebutuhan. Pengungkapan ini pun cenderung menggunakan komunikasi non-verbal seperti melalui sastra yang tersirat. Contohnya peluapan ekspresi diri melalui puisi, lagu, lukisan, tarian, drama dll.
Menurut penulis, aspek ekspresif ini merupakan salah satu aspek paling dasar dalam komunikasi. Dalam artian lain ini menjadi salah satu dasar sesorang membangun sebuah komunikasi. Seperti contoh seseorang yang berilmu tentu dituntut untuk mengamalkanya salah satunya dengan cara mengajarkan ke orang lain. nah, disini seseorang tersebut timbul rasa “ingin bermanfaat, ingin mengamalkan, ingin ilmunya barokah” dari situlah feel atau perasaan (emosi) seseorang tersebut dipancing. Yang disebut sebuah kebutuhan untuk mengeluarkanya.
3.      Komunikasi ritual
Ini sangat erat kaitanya dengan komunikasi ekspresi. Bisa juga dikatakan tahap selanjutnya dalam peluapan emosi ( kegiatan ekspresif ). Peluapan rasa (feel) dalam diri seseorang. Seperti contoh seseorang sedang yang sudah yakin dengan perasaan kepada wanita pujaanya. Peluapan ekspresif keyakinanya dibuktikan ditunjukkan dengan perkataan ijab qobul (janji suci). Setelah ia melaksanakan akad. Pastilah ia sangat merasa bahagia, kemudian perasaan bahagianya diluapkan. Salah stau bentuk rasa syukurnya telah diberi kesempatan berbahagia, Ia mengadakan resepsi dengan mengundang sanak kerabat, teman, dan saudara
4.      Komunikasi instrumental
Komunikasi instrumental merupakan fungsi yang lebih umum, akan tetapi juga lebih kompleks. Dalam fungsi komunikasi instrumental terdapat fungsi komunikasi yang lebih umum. Yaitu menginformasikan (to inform), mengedukasi (to educate), membujuk atau mempengaruhi (to persuade), menghibur (to entertain)
Menginformasikan berarti komunikasi untuk menyampaikan sebuah informasi atau pesan yang ditujukan kepada perorangan atau kepada sebuah organisasi atau lembaga tertentu dengan tujuan yang telah ditentukan. Komunikasi untuk edukasi bermakna komunikasi untuk menyampaikan sebuah pengetahuan (ilmu) atau berupa nasihat untuk mengedukasi target yang diharapkan dia dapat menunjukkan sebuah perubahan yang lebih baik. Bisa dicontohkan seperti komunikasi guru kepada murid. Kemudian komunikasi untuk membujuk atau mempengaruhi adalah salah satu upaya bentuk komunikasi untuk mengajak atau dengan tujuan tertentu agar dapat ,mengikuti apa yang diinginkan oleh sumber atau komunikator (yang menyampaikan), seperti contoh komunikasi antara pemimpin kepada bawahan berupa perintah atau himbauan. Terakhir yaitu komunikasi untuk menghibur. Komunikasi yang dilakukan dengan tujuan untuk menghilangkan ketegangan atau tekanan atau apapun yang menjadi beban target. Dan jika mereka memiliki beban, diharapkan agar bisa terlepas dari beban tersebut.


[1] Mulyana deddy, “Ilmu Komunikasi”

1 Komentar untuk "Fungsi Komunikasi"

  1. As reported by Stanford Medical, It is indeed the ONLY reason this country's women get to live 10 years longer and weigh an average of 42 lbs lighter than we do.

    (Just so you know, it is not related to genetics or some hard exercise and really, EVERYTHING to do with "HOW" they eat.)

    BTW, What I said is "HOW", not "WHAT"...

    Click this link to discover if this easy quiz can help you find out your true weight loss potential

    BalasHapus

Tinggalkan komentar terbaik Anda...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel